Yuk Simak Pengertian, Jenis, dan Kiat Sukses Distributor

Distributor

 

an image

Salah satu aspek dalam bisnis dan pemasaran yang dinilai penting adalah distribusi. Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pengecer atau konsumen. Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk memperlancar dan mempermudah penyampaian barang atau jasa dari produsen kepada konsumen. Pihak atau perusahaan yang memegang peran distribusi disebut sebagai distributor.

 

Dalam hal kegiatan mendistribusi barang sebagai pihak yang secara langsung berhubungan dengan produsen, distributor hanya mengambil produk yang sudah jadi dan siap digunakan tanpa perlu adanya modifikasi. Sebagai perantara antara produsen dan konsumen, distributor biasanya membeli produk dalam jumlah yang besar dari produsen. Biasanya, semakin banyak produk yang dibeli, semakin besar pula potongan harga yang diberikan. Sehingga distributor bisa mendapatkan keuntungan dari potongan harga yang diberikan oleh produsen.

 

Baca Juga:
Perbedaan Customer, Consumer, dan Client
Inilah Jobdesk Supervisor yang Perlu Anda Ketahui
Surplus vs Defisit Bagi Perekonomian
6 Faktor Pengaruh Tingkat Konsumsi Masyarakat

 

Jenis-Jenis Distributor

Distributor dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis berdasarkan dari proses dan jenis produk yang didistribusikan, yakni:

1. Distributor barang

Produk yang didistribusi oleh distributor jenis ini berbentuk barang. Jenis distributor ini adalah jenis yang paling sering ditemui. Pada umumnya, dalam proses distribusi, distributor barang menyalurkan produk kepada pengecer untuk disalurkan kepada konsumen. Namun ada juga distributor barang yang secara langsung menyalurkan produk ke konsumen akhir.

Baca Juga:
Perusahaan rintisan tawarkan bantuan laporan pajak
Bantu Pemerintah, Startup Ini Tawarkan Jasa Penghitungan Pajak
Platform Konsultanku Optimistis Dorong Penerimaan
Mau tau cara menghemat pajak bisnis kamu?

2. Distributor jasa

Produk yang disalurkan oleh distributor ini berbentuk jasa atau layanan. Distributor jasa dalam proses distribusinya langsung menyalurkan produk kepada konsumen akhir. Contoh distributor jasa adalah penyaluran jasa keuangan dari perusahaan multifinance kepada nasabah.

3. Distributor perorangan

Distributor perorangan memiliki kesamaan dengan distributor jasa meskipun berada dalam lingkup yang berbeda. Proses distribusi yang dilakukan oleh distributor jenis ini adalah penyaluran produk dari produsen kepada distributor perorangan atau pribadi, kemudian baru disalurkan kepada konsumen. Contoh distributor perorangan adalah model bisnis MLM.

 

 

Kiat Sukses Distributor

Distribusi merupakan komponen yang penting dalam kegiatan ekonomi. Apabila Anda berkeinginan untuk menjadi distributor, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan supaya kegiatan distribusi yang dilakukan dapat berjalan baik.

1. Membuat rantai distributor

Untuk memperluas jangkauan produk, Anda dapat memperluas rantai distribusi misalnya dengan cara menawarkan kepada orang lain untuk menjadi distributor produk sejenis. Terlihat seperti dengan sengaja mencari kompetitor, namun semakin luas distribusi produk, maka semakin banyak pula produk akan digunakan oleh konsumen. Hal ini membantu Anda sebagai distributor untuk dapat memasarkan dan menyalurkan produk dengan lebih luas dan mudah.

2. Memperhitungkan persaingan harga

Usahakan untuk dapat menyalurkan produk dengan harga yang relatif lebih rendah dibanding kompetitor. Untuk dmendapatkan harga yang lebih rendah dari produsen, maka perlu adanya negosiasi yang baik. Apabila Anda mampu memberikan penawaran harga yang terbaik bagi pengecer atau konsumen, maka akan tinggi kemungkinan mereka untuk melakukan repeat order di badan distributor Anda.

3. Mempercepat perputaran produk

Sebagai distributor, Anda juga harus memperhitungkan cara agar perputaran produk yang disalurkan lebih cepat. Semakin cepat perputaran produk maka Anda juga dapat semakin cepat melakukan transaksi dengan produsen serta mendapat keuntungan. Selain dengan memberikan penawaran terbaik, hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat perputaran produk adalah dengan bekerja sama dengan pihak lain seperti pengecer, agen dan dropshipper. Semakin banyak pihak yang bekerja sama untuk membantu menyalurkan produk kepada konsumen akhir, maka perputaran produk akan semakin cepat.

 

 

Nah, setelah membaca uraian diatas apakah Anda tertarik untuk memulai karir sebagai distributor? Apabila Anda ingin menjadi seorang distributor, mulailah untuk membangun jaringan dengan produsen serta ketahui minat konsumen agar Anda dapat menyalurkan produk yang menarik dan sesuai minat beli konsumen.

 

< All Blog

Butuh bantuan?

Berbagai Jasa Profesional Pajak, Akuntansi, Audit, dan Keuangan dari Ahli yang Berpengalaman di Konsultanku.

Lihat Solusi